Lilanana Pamit Mulih
kategori: Umum - Tanggal Posting : 21/05/2010 14:07 WIB
Telah kusaksikan generasi demi generasi
melintas di depan mata, memahat sukma
menorehkan goresan mendalam pada tawa
bahkan tangisan tak terdengar di gelisah jiwa
karena di sana telah kutitipkan nada
tentang kehidupan, juga alam nirmala
Kini lilanana pamit mulih—ijinkan aku pergi
tuk tetirah dalam sepi menyesap wangi bunga
yang kau taburkan di atas basah tanah merah
tempatku merelakan semuanya, dunia niskala
Kenanglah aku bila kau mau
pada kelok Bengawan atau jembatan tua
yang mampu bersaksi atas abadinya cintaku
pada negeri ini
Tebet, 20 Mei 2010
Posting ini telah dibaca : 185 kali|Komentar : 0|
KOMENTAR
1 posting hari ini | 4 posting minggu ini | 6 posting bulan ini
0 blogger baru hari ini | 3 blogger baru minggu ini | 4 blogger baru bulan ini











